Saatnya (Dipaksa) Keluar Dari Zona Nyama

Zona nyaman. 

Sudah terlalu lama saya terlena dalam zona nyaman saya. Tidak ada kemajuan. Tidak ada kemunduran (mungkin). Hingga akhirnya mungkin Allah gregetan melihat saya yang begini-begini saja dan akhirnya didatangkanlah waktunya untuk saya bangun dan segera bergegas untuk mulai bergerak. 

Kuatkan mental. Kuatkan keyakinan. Kuatkan hati. 

Nak, doakan Ibu dan Abi ya. Semoga langkah yang akan Ibu ambil ini bisa menjadi satu langkah awal yang bisa mengubah semuanya menjadi lebih baik. 

Nak, bersabar ya. Sabarmu yang akan menguatkan Ibu dan Abi. 

Kelak, ingatlah pesan Ibu ini. Teruslah bergerak. Jangan terlalu lama berada di zona nyamanmu. Karena yang nyaman itu yang akan membuatmu terlena dan akhirnya diam di tempat. Merasa seolah semua baik-baik saja, tetapi ternyata terdapat gunung es yang amat sangat tinggi yang sudah lama menanti di depan untuk ditaklukkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s